Cow Play Cow Moo (CPCM) Indonesia: Membangun Pengalaman Hiburan Terbesar di PIK 2

Dua tokoh bisnis terkemuka, Raffi Ahmad dan Rudy Salim, telah meresmikan pembangunan Cow Play Cow Moo (CPCM) Indonesia, yang akan menjadi cabang terbesar di dunia. Groundbreaking ceremony yang dilaksanakan di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) menjadi tanda dimulainya fase pembangunan proyek ini, menandai kehadiran CPCM dengan dimensi hiburan tak tertandingi.


CPCM di PIK 2 akan meliputi lahan seluas 3.356 meter persegi dan merupakan hasil kolaborasi antara Raffi Ahmad dan Rudy Salim. Sebagai Strategic and Partner CPCM Indonesia, Rudy Salim menekankan bahwa peletakan batu pertama bukan hanya langkah penting bagi CPCM tetapi juga untuk seluruh komunitas game arcade di Indonesia.


Menurut Rudy Salim, CPCM bukan sekedar permainan arcade biasa. Ia menjelaskan bahwa CPCM menawarkan pengalaman mengikat yang tak dapat ditemukan di tempat lain, menggabungkan hiburan dengan inovasi dan otentikifikasi. "CPCM itu bukan sekedar permainan arcade biasa, karena CPCM menawarkan pengalaman mengikat yang tidak ada di tempat lain karena hiburan akan bertemu dengan inovasi dan otentikifikasi," ucap Rudy di PIK 2.


Antusiasme pengunjung di CPCM Singapura yang mencapai 700-1.400 orang per hari pada hari kerja menunjukkan pentingnya kehadiran CPCM di pasar game Indonesia. Rudy Salim mengungkapkan bahwa Indonesia, yang berada di peringkat ke-17 secara global dan menjadi yang terdepan di Asia Tenggara, membutuhkan kehadiran CPCM sebagai langkah serius dalam mengembangkan industri game.


Rudy Salim juga menyampaikan proyeksi pasar game di Indonesia yang menjanjikan, mencapai 1,9 miliar USD dari tahun 2022 hingga 2027, dengan pertumbuhan sekitar 7,6 persen per tahun yang diharapkan mencapai 401 juta USD pada tahun 2027. Sementara itu, CPCM Indonesia di PIK 2 dijadwalkan menjadi cabang terbesar di dunia, menampung sekitar 300 mesin permainan.


Pemilihan PIK 2 sebagai lokasi strategis mendapatkan sorotan, dengan Rudy Salim menyoroti potensi luar biasa kawasan tersebut yang dikenal sebagai The New Jakarta City. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diharapkan mencapai 7,6 persen per tahun, menambah bobot keputusan untuk membangun CPCM di lokasi ini.


Lebih dari sekadar permainan arcade, CPCM Indonesia di PIK 2 bertujuan menjadi pusat hiburan terbaik. Pengguna game dapat menciptakan kenangan tak terlupakan dan berkesempatan mendapatkan hadiah dengan lisensi resmi dari merek ternama seperti Disney, DC, Marvel, Nickelodeon, Sanrio, dan lainnya. Rudy Salim menegaskan bahwa lisensi resmi ini menjadi pembeda CPCM dengan tempat hiburan lainnya.


Setelah PIK 2, CPCM Indonesia memiliki rencana untuk membuka cabang di Pluit Village dengan luas 3.000 meter persegi, membuka peluang bagi konsep franchise dengan target membuka setidaknya tiga cabang. Ini menjadi langkah ekspansi yang ambisius dalam menyediakan pengalaman hiburan unik kepada masyarakat Indonesia.


Raffi Ahmad, yang juga menjabat sebagai Strategic and Partner CPCM Indonesia, berharap CPCM dapat memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi bangsa, khususnya di pasar keluarga. Ia menekankan bahwa pasar keluarga adalah segmen yang tak akan pernah mati, dan CPCM diharapkan menjadi destinasi menyenangkan bagi keluarga untuk bersama-sama bermain games dan mendapatkan hadiah berlisensi resmi.


Direktur CPCM Indonesia, Daniel Darwin, memberikan apresiasi kepada dua partner strategis, Rudy Salim dan Raffi Ahmad, dan berharap bisnis ini terus berkembang. Playground dengan tema Nickelodeon di CPCM PIK 2 akan menambah nilai pengalaman bagi pengunjung, menjadikan CPCM destinasi hiburan yang unik dan memikat. Dengan analisis luar biasa dari kedua strategic partner, diharapkan CPCM terus menjadi pilihan utama dalam dunia hiburan di Indonesia.

LihatTutupKomentar