Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Rinoa Aurora Senduk terus menjadi sorotan. Ibunda Rinoa, Yuliana Asaad, dengan tegas membantah adanya perdamaian dengan tersangka, Leon Dozan, dan menegaskan bahwa proses hukum masih berlanjut.
Di Polres Metro Jakarta Pusat, Yuliana mengungkapkan bahwa penyidik akan memanggil saksi dari korban dalam agenda pemeriksaan besok. Meski telah menerima permintaan maaf dari Leon Dozan dan keluarganya, Yuliana tetap menekankan bahwa keputusan mengenai proses hukum telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
"Proses hukum berlanjut, dan besok adalah agenda pemeriksaan. Anak saya luka lebamnya banyak. Jadi proses hukum tetap berlanjut," ujar Yuliana Asaad.
Ibunda Rinoa juga menanggapi pernyataan kuasa hukum Leon Dozan yang menyebut adanya kesepakatan untuk berdamai. Yuliana enggan memberikan komentar terkait hal tersebut, menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan dengan kuasa hukum Leon.
"Itu saya tidak tau. Saya hanya mendampingi anak saya, tadi ada pemeriksaan tambahan dari penyidik. Saya enggak bicara dengan kuasa hukum Leon. Saya enggak bicara, tidak ada pembicaraan," jelas Yuliana.
Dalam menjalani proses hukum, Yuliana menegaskan bahwa Rinoa Aurora tidak akan menghadiri pemeriksaan tambahan sendirian. Rinoa berencana untuk membawa teman-teman kampusnya sebagai saksi. Meski Yuliana enggan menjelaskan rinci pemeriksaan tambahan yang dijalani putrinya, ia menegaskan bahwa saat ini proses hukum masih terus berlanjut.
"(Pemeriksaan tambahan) tanya ke penyidik. Saat ini proses hukum berlanjut. Kalau ada perdamaian pasti dibuktikan dengan ada surat perdamaian," kata Yuliana.
Kasus ini terus menjadi perbincangan di kalangan publik, dan dukungan terus mengalir kepada Rinoa Aurora. Netizen berharap agar Rinoa tetap tegar dalam menghadapi masalah ini. Semua mata tertuju pada perkembangan selanjutnya dalam proses hukum ini.

