Maraknya Percaloan Tiket, Komunitas Bobotoh Desak PT Persib Bandung Bermartabat Evaluasi Sistem Ticketing

    Praktik percaloan tiket pada laga-laga kandang Persib Bandung terus menjadi perhatian utama komunitas bobotoh, seperti yang diungkapkan oleh Viking Persib Club (VPC) dan Bobotoh Maung Bersatu (Bomber). Kedua komunitas ini mempertanyakan keefektifan sistem ticketing online yang diterapkan oleh manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

    Ketua Umum VPC, Tobias Ginanjar Sayidina, menyatakan bahwa penjualan tiket secara online melalui aplikasi PERSIB App seharusnya dapat mencegah praktik percaloan pada setiap laga kandang Persib musim ini. Namun, ia menilai bahwa meskipun pembelian tiket diverifikasi menggunakan nomor induk kependudukan (NIK), masih terjadi banyak kasus percaloan.

    "Tapi pada kenyataannya, masih saja terdapat banyak calo," ujar Tobias kepada Tribun Jabar, Jumat (10/11/2023).

    VPC sebelumnya telah menawarkan bantuan kepada PT PBB untuk memberantas praktik percaloan, tetapi menurut Tobias, bantuan tersebut tidak diberikan kepercayaan. "Ternyata masih banyak calo. Bisa ditanyakan ke pihak mereka (PT PBB), kenapa masih ada (praktik percaloan)," tambahnya.

    Berdasarkan penelusuran Tribun Jabar, oknum calo tiket menggunakan "celah" dari sistem ticketing PT PBB, yaitu pembelian tiket dengan menggunakan fitur Family. Fitur ini memungkinkan pembelian lebih dari satu tiket dalam satu transaksi, namun tiket tersebut kemudian dijual oleh para calo.

    "Sistem ini harus segera diperbaiki. Kami juga ingin pergi ke stadion dengan aman dan nyaman, sesuai tagline dari manajemen (PT PBB). Mudah-mudahan bisa diimplementasikan, bukan hanya slogan," ungkap Tobias.

    Ketua Umum Bomber, Dian Purnama, juga mendesak PT PBB untuk melakukan evaluasi dan menutup "celah" bagi oknum calo. Meskipun sulit, Bomber berharap praktik percaloan dapat terus diminimalisir melalui kerjasama antara bobotoh dan manajemen Persib.

    "Kami berharap praktik percaloan ini bisa terus dikikis. Bekerja sama merupakan cara yang paling efektif untuk mengatasi semua permasalahan yang ada," ujar Dian, yang juga kerap disapa Apin.

LihatTutupKomentar